Seluruh asupan yang masuk ke dalam tubuh akan diseleksi oleh organ hati. Hati berfungsi untuk membersihkan darah dari racun yang dapat berasal dari makanan yang dikonsumsi.

Apabila hati tidak berfungsi dengan normal dan baik, maka beberapa masalah kesehatan akan bermunculan. Di antaranya yakni meliputi insomnia, berat badan bertambah, dan sakit kepala berkepanjangan.

Maka dari itu, menjaga fungsi hati adalah suatu kewajiban agar tubuh dapat berkembang dengan baik. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi beberapa makanan sehat berikut ini:

Kacang

Kacang Panjang

Dikutip dari Liputan6, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa makan kacang dikaitkan dengan peningkatan kadar enzim hati. Sebab, berbagai kandungan yang ada di dalamnya seperti asam lemak tak jenuh, vitamin E, dan antioksidan dapat membantu fungsi hati.

Anda dapat mengonsumsi kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang panjang, walnut, almond, dan lainnya secara rutin untuk membantu menjaga kesehatan dan fungsi hati agar tetap sehat.

Anggur

Anggur

Makanan kedua yang memiliki manfaat baik bagi fungsi hati adalah anggur. Maksimalkan manfaatnya dengan mengonsumsi anggur merah atau ungu.

Kandungan yang dikenal dengan baik ada pada anggur merah dan ungu adalah resveratrol dimana dapat berfungsi sebagai pencegah infeksi dan meningkatkan kadar antioksidan.

Kadar antioksidan inilah yang selanjutnya dipercaya untuk meningkatkan fungsi hati agar tetap bekerja dengan baik.

Buah Beri

Buah Beri

Makanan sehat selanjutnya yang dapat membantu fungsi hati adalah buah-buahan beri seperti blueberry, raspberry, cranberry, dan lainnya. Buah-buahan ini memiliki kandungan yang sangat baik bagi fungsi hati yakni polifenol.

Polifenol secara spesifik berguna untuk melindungi hati dari kerusakan. Tidak hanya itu, rupanya mengonsumsi buah-buahan beri secara teratur dapat membantu untuk merangsang sistem kekebalan tubuh.

Ikan

Minyak Ikan

Ikan memiliki sejuta manfaat yang berguna bagi tubuh. Salah satunya adalah lemak atau minyak ikan.

Hal ini dipercaya dapat mencegah penumpukan lemak yang ada di hati, menjaga kadar enzim agar tetap stabil, melawan infeksi dan peradangan, serta mampu meningkatkan resistensi insulin.

Dikutip dari Liputan6, minyak atau lemak ikan kaya akan kandungan asam lemak omega-3 yang berupa lemak baik guna mengurangi peradangan.

Anda dapat mengonsumsi ikan dengan mengolahnya ataupun mendapatkan minyak ikan yang siap konsumsi untuk memperoleh manfaatnya secara langsung.

Oatmeal

Oatmeal

Makanan selanjutnya ini memiliki kandungan serat baik yang disebut beta-glucan. Alodokter menyebutkan bahwa kandungan lainnya yang terdapat pada oatmeal adalah karbohidrat, lemak, protein, vitamin B1, B2, B3, B5, B9, kalsium, magnesium, folat, fosfor, mangan, kalium, dan zat besi.

Beberapa kandungan tersebut berperan untuk menurunkan kadar kolesterol jahat, gula, dan insulin dalam darah. Sehingga, fungsi hati akan sedikit terbantu apabila Anda mengonsumsi makanan ini secara rutin.

Anda dapat mengonsumsi makanan ini sebagai pengganti sarapan Anda di pagi hari. Hindari untuk menambahkan banyak gula di dalamnya. Ganti dengan madu asli dan tambahkan potongan buah-buahan segar di atasnya.

Tanaman Laut

Makanan Rumput Laut

Makanan selanjutnya yang berfungsi untuk membantu fungsi hati adalah tanaman laut. Tanaman laut ini dikenal sebagai algae yang terdiri dari berbagai jenis meliputi nori, arame, wakame, dan lain sebagainya.

Tanaman laut ini dipercaya dapat membantu fungsi hati untuk mencegah logam terserap oleh tubuh. Konsumsi tanaman laut secara rutin untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal.

Buah dan Minyak Zaitun

Minyak Zaitun

Mengonsumsi buah ataupun menambahkan minyak zaitun ke dalam makanan dipercaya mampu mengurangi kadar oksidatif dan membantu meningkatkan fungsi hati.

Akumulasi lemak yang berlebihan pada hati adalah salah satu gejala penyakit hati yang lebih fatal. Untuk itu, konsumsi zaitun secara rutin untuk membantu fungsi hati dengan menekan secara maksimal penumpukan lemak pada hati.

Brokoli

Brokoli

Makanan sehat selanjutnya yang berguna untuk membantu fungsi hati adalah brokoli. Sayuran ini dikategorikan sebagai sayur-sayuran cruciferous.

Dilansir pada laman Halodoc, sayuran cruciferous adalah sayuran hijau yang memiliki bentuk daun yang menyerupai salib. Sayuran cruciferous pada dasarnya memiliki kandungan flavonoid, carotenoid, sulforaphane, dan indoles.

Kandungan tersebut dipercaya membantu fungsi hati untuk menyaring zat kimia, pestisida, obat-obatan dan zat karsinogenik lainnya.

Jamur

Jamur

Pada dasarnya, hati juga membutuhkan kandungan sulfur untuk melakukan proses detoksifikasi dengan menyaring serta mengeluarkan zat racun yang ada pada tubuh. Sulfur ini memiliki fungsi sebagai anti-peradangan dengan membantu sebagian beban dari fungsi hati.

Kandungan sulfur tersebut dapat ditemukan pada jenis sayuran seperti jamur. Berbagai jenis jamur seperti maitake, shitake, dan reishi juga kaya akan kandungan sulfur di dalamnya.

Kembang Kol

Kembang Kol

Dikutip dari Halodoc, kembang kol memiliki senyawa flavonoid, carotenoid, sulforaphane, dan indoles yang berfungsi untuk membantu kinerja hati. Zat-zat tersebut bekerja sebagai penetral zat kimia dan karsinogen yang berpotensi masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan beberapa gangguan kesehatan terutama pada organ hati.


Demikian beberapa makanan untuk membantu detoks liver yang dapat Anda coba dirumah. Selain itu menghindari beberapa makanan yang dapat memperberat kinerja hati juga perlu dihindari ya, salah satunya seperti minuman beralkohol, dan mengkonsumsi makanan yang berlemak jahat.

Post a Comment