Infeksi saluran kemih (ISK) adalah kondisi ketika organ yang termasuk dalam sistem kemih, yaitu ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra, mengalami infeksi yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli (E. coli). 

Berdasarkan bagian yang terinfeksi, ISK terbagi menjadi ISK atas dan ISK bawah. ISK atas merupakan infeksi yang terjadi di bagian atas kandung kemih, yaitu di ginjal dan ureter. Sedangkan ISK bawah adalah infeksi pada kandung kemih bagian bawah, yaitu kandung kemih dan uretra.

Gejala infeksi saluran kemih sangat beragam, di antaranya:
  • Demam
  • Sakit di perut dan panggul
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Kencing terasa tidak tuntas
  • Muncul darah dalam urine

Pengobatan utama infeksi saluran kemih yaitu dengan pemberian obat antibiotik, yang jenis dan dosisnya disesuaikan dengan kondisi pasien.

Selain menggunakan obat Antibiotik, terdapat juga obat tradisional untuk mengatasi infeksi saluran kemih yang bisa Anda ramu dirumah.

Tanaman Calincing dan Akar Manis

Tanaman Calincing

Tanaman calincing merupakan taman obat herbal yang tumbuh secara liar, mulai dari pinggir jalan sampai lapangan yang berumput.

Masyarakat Indonesia mungkin mengenalnya dengan berbagai nama. Untuk masyarakat Jawa, tanaman ini dikenal dengan nama semanggen, daun asam kecil, dan cembicenan. Sedangkan di ternate, calincing disebut dengan mala-mala.

Tanaman Calincing telah digunakan secara turun temurun sebagai obat herbal yang dipercaya dapat membantu mengobati berbagai penyakit, dan salah satunya yaitu infeksi saluran kemih.

Kandungan paling banyak yang terdapat pada tanaman Calincing adalah zat asam oksalat dan vitamin C. Selain itu calincing juga mengandung karoten asam askorbat, asam tartrat, asam sitrat, asam malik, swertsin, isovitexin, isovitexon, dan 2’-0-(beta-D-glucopyranosul), serta tanin, flavonoid, saponin, dan polifenol.

Kemampuan tanaman ini dibuktikan melalui aktivitasi antibakteri-nya yang memiliki reaksi terhadap bakteri pathogen manusia serta tumbuhan. Sebanyak 14 bakteri pada manusia dan 3 pathovar bakteri Xanthomonas pada tumbuhan mampu dicegah oleh tanaman Calincing.

Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih Dengan Tanaman Calincing dan Arak Manis

Siapkan Bahan-bahan:
  • Tanaman calincing segar, 60 gram.
  • Arak manis, 60 gram.

Cara Meramu:
  • Masukkan tanaman calincing segar ke dalam panci yang telah diisi arak manis.
  • Panaskan di atas api kecil sampai arak tersisa hingga separuhnya.

Aturan Pakai:
  • Ramuan tradisional ini dapat diminum 3 kali sehari, masing-masing 1/3 bagian.

Daun Sendok, Kulit Semangka, dan Sambiloto

Daun Sendok

Daun sendok sudah dikenal sejak jaman dahulu untuk membantu mengatasi sejumlah masalah pada saluran kemih, seperti peradangan akibat batu ginjal dan pembengkakan prostat, dan infeksi saluran kemih.

Penelitian mendapati bahwa daun sendok terbukti ampuh dalam meluruhkan air seni yang tersumbat, dikarenakan adanya kandungan kalium yang ada di dalamnya. Tentu saja mekanisme ini mengambil peran dalam mempercepat pemulihan infeksi saluran kemih. Selain itu, daun sendok memiliki efek farmakologis lain, yakni sifat anti-inflamasi dan anti bakteri.

Selain itu kulit semangka dan sambiloto juga tidak kalah efektif dalam membantu memaksimalkan pemulihan infeksi saluran kemih. Kulit semangka dapat berfungsi sebagai diuretik, yang artinya air seni didorong untuk keluar dari kandung kemih. Begitupun dengan sambiloto yang berkhasiat untuk membantu meningkatkan sistem daya tahan tubuh.

Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih Dengan Daun Sendok, Kulit Semangka, dan Sambiloto

Siapkan Bahan-bahan:
  • Daun sendok segar, 30 gram.
  • Kulit semangka segar, 30 gram.
  • Sambiloto segar, 20 gram.

Cara Meramu:
  • Siapkan semua bahan-bahan, lalu cuci hingga bersih.
  • Masukkan bahan-bahan ke dalam panci berisi 800 cc air, lalu rebus hingga air tersisa 400 cc.
  • Angkat, kemudian saring ramuan herbal tersebut.

Aturan Pakai:
  • Ramuan tradisional ini dapat diminum 2 kali sehari sebanyak 200 cc.

Demikian beberapa ramuan obat isk tradisional yang dapat Anda coba dirumah. Namun perlu di ingat bahwa, jangan jadikan ramuan tersebut sebagai obat pengganti dari dokter. Anda masih harus mengunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan dan mendapatkan pengobatan yang tepat.

Post a Comment