Ad Code

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Minuman ini Dipercaya Ampuh Meredakan Batuk Secara Alami

Batuk berdahak ataupun batuk kering merupakan respon alami tubuh untuk mengeluarkan zat dan partikel dari dalam saluran pernapasan, serta mencegah benda asing masuk ke saluran napas bawah.

Ada sejumlah perawatan yang bisa meringankan batuk, seperti obat batuk yang dijual bebas di apotik. Selain itu, ada juga obat rumahan yang bisa jadi alternatif untuk meredakan batuk.

Sejumlah minuman alami mampu menenangkan tubuh dan meringankan batuk. Minuman-minuman ini terdiri dari bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan. Bahan-bahan alami yang digunakan untuk meredakan batuk ini sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional.

Minuman Untuk Meredakan Batuk

Mengonsumsi minuman ini bisa menghangatkan dan menenangkan tubuh. Meski aman, pastikan untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan, ya.

Berikut minuman alami yang bisa meredakan batuk, dikutip dari beberapa sumber.

Madu

Menurut beberapa penelitian, madu dapat meredakan batuk. Madu dinilai efektif meredakan batuk dibanding dengan dextromethorphan. Para peneliti melaporkan bahwa madu memberikan kelegaan paling signifikan dari batuk. Madu memiliki sifat antibakteri dan juga dapat membantu melapisi tenggorokan, mengurangi iritasi.

Untuk orang dewasa dan anak-anak usia 1 tahun ke atas, madu dapat digunakan untuk mengobati batuk kering siang dan malam hari. Untuk menggunakan madu untuk mengobati batuk, campur 2 sendok teh (sdt) dengan air hangat atau teh herbal. Minumlah campuran ini sekali atau dua kali sehari. Jangan berikan madu kepada anak di bawah 1 tahun.

Jahe

Jahe memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi. Jahe dapat meredakan batuk kering dan sesak napas. Jahe juga telah terbukti meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menghilangkan rasa sakit dan ketidaknyamanan saat sakit.

Satu studi menunjukkan bahwa beberapa senyawa anti-inflamasi pada jahe dapat melemaskan membran di saluran udara, yang dapat mengurangi batuk.

Jahe bisa diminum dalam bentuk teh. Anda bisa membuat teh jahe dari akar jahe dengan merebusnya. Menambahkan madu dapat membuatnya lebih bermanfaat untuk batuk kering.

Teh Mint

Daun peppermint terkenal karena khasiat penyembuhannya. Menthol dalam peppermint menenangkan tenggorokan dan bertindak sebagai dekongestan, membantu memecah lendir. Peppermint mengandung mentol, yang membantu membasmi ujung saraf di tenggorokan yang teriritasi oleh batuk.

Daun mint juga membantu mengatasi hidung tersumbat serta bersifat antibakteri dan antivirus. Anda bisa membuat teh mint dengan menyeduh daun mint kering. Cobalah minum teh peppermint tepat sebelum tidur untuk membantu meredakan batuk malam hari.

Jeruk Nipis

Jeruk nipis sudah lama digunakan dalam pengobatan batuk secara alami. Vitamin C dan antioksidan dalam jeruk nipis dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu tubuh melawan infeksi seperti flu dan batuk.

Konsumsi air jeruk nipis juga bisa mempersingkat durasi batuk. Selain itu, menurut beberapa penelitian, limonin yang ditemukan dalam jeruk nipis dapat membantu mencegah akumulasi bakteri Streptococcus.

Streptococcus adalah jenis bakteri yang bertanggung jawab untuk berbagai infeksi dan kondisi kesehatan, termasuk infeksi pernapasan dan mulut.

Jeruk nipis biasa dikonsumsi bersama tambahan madu dan air hangat. Tak jarang orang menggunakan ramuan kecap dan jeruk nipis untuk meredakan batuk.

Lemon

Lemon bisa mengurangi lendir berlebih dan mempercepat penyembuhan batuk. Sama seperti jeruk nipis, lemon kaya akan vitamin C. Makanan yang tinggi vitamin C dan antioksidan lainnya dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh terhadap kuman yang menyebabkan pilek dan flu.

Air panas dengan lemon dan madu dapat menenangkan dan mengobati batuk untuk jangka pendek. Buatlah perasan 1 buah lemon dalam segelas air dan tambahkan satu sendok makan madu. Minum di pagi dan malam hari untuk membantu meredakan batuk.

Kunyit

Kunyit mengandung curcumin, senyawa yang mungkin memiliki sifat antiinflamasi, antivirus, dan antibakteri. Sifat imi mampu mengatasi beberapa kondisi termasuk batuk. Kunyit telah digunakan untuk mengobati kondisi pernapasan bagian atas, bronkitis, dan asma dalam pengobatan tradisional.

Anda bisa membuat minuman kunyit seperti kunyit asam. Kunyit juga bisa dicampurkan ke dalam susu hangat yang bisa di minum tiap pagi dan malam hari.

Teh Herbal

Saat batuk atau demam, kita wajib menjaga tubuh agar tetap terhidrasi. Selain itu, kita juga disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi minuman hangat, salah satunya teh herbal.

Penelitian berjudul The effects of a hot drink on nasal airflow and symptoms of common cold and fludi tahun 2007 menyimpulkan, menyesap minuman bersuhu ruangan dapat meringankan batuk, pilek, dan bersin-bersin.

Dalam studi tersebut juga disebutkan, minum minuman hangat akan meringankan lebih banyak gejala flu, mulai dari radang tenggorokan, rasa dingin, dan mengantuk.
Reactions

Post a Comment

0 Comments

Ad Code

Responsive Advertisement